Artis Cut Mini mengaku terkesan ketika menyaksikan film 'Laskar Pelangi'. Walau ia menjadi salah satu pemerannya, Cut Mini merasa merinding ketika menyaksikan film tersebut.
"Cuplikannya padahal beberapa kali saya sudah lihat, tapi tadi ketika saya nonton secara keseluruhan, saya bener-bener merinding," ujarnya ketika ditemui di Planet Hollywood 21, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2008).
Menurut perempuan kelahiran 30 Desember 1973 itu, cerita film yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Andrea Hirata itu sangat emosional. Cut Mini pun berulangkali mengaku tidak pernah menyangka kalau ia bisa terpilih menjadi salah satu pemeran pada film tersebut.
Pemain film 'Arisan' itu pun menunjukkan kerja kerasnya untuk kepercayaan yang diberikan kepadanya. Peran yang dimainkan oleh Cut Mini terbilang serius, yaitu karakter Ibu Muslimah yang menjadi kekuatan dari cerita 'Laskar Pelangi'.
Walau pada awalnya khawatir kalau dirinya tidak mampu memerankan Ibu Muslimah dengan baik, Cut Mini mengaku lega karena penampilannya mendapat pujian dari sejumlah rekan. "Awalnya saya takut mengecewakan para pecinta Ibu Muslimah, tapi tadi Alhamdulillah saya puas," tukasnya seraya tersenyum.
sumber: detik.com
Cut Mini Merinding Nonton 'Laskar Pelangi'
Cut Mini, Menangis 3 Kali

Artis cantik Cut Mini tidak bisa memendam rasa haru ketika ditawari salah satu peran untuk film Laskar Pelangi. Bahkan, Cut Mini sampai menangis tiga kali setelah diterima Miles Production untuk memerankan Ibu Muslimah (Bu Mus), dalam film yang diadaptasi dari novel Andrea Hirata itu.
Menurut perempuan yang akrab disapa Mini tersebut, datangnya tawaran sungguh mengejutkan.
"Ini kejadian yang nggak disangka. Ketika itu, di rumah lagi heboh buku Laskar Pelangi dan saya ke toko buku untuk membelinya. Buku belum sempat dibuka, tiba-tiba Riri Riza,telepon, menawarkan kasting film," kisahnya saat jumpa pers jelang syuting Laskar Pelangi di MP Book Point, Senin, 19/5-2008 malam.
Tanpa berpikir, Mini menerima. Terlebih, sejak lama dirinya mengincar peran yang disutradarai Riri dan diproduseri Mira Lesmana tersebut.
"Seminggu kemudian, saya ditelepon lagi untuk kasting kedua. Saya disuruh pakai baju muslim, pakai kerudung. Sejak itu, keinginan saya untuk memerankan Bu Mus tambah kuat," imbuhnya.
Seminggu kemudian, Mira menelepon dan mengatakan bahwa dirinya terpilih menjadi Bu Mus.
"Alhamdulillah. Saya senang banget sampai menangis," terang Mini. Tangisan Mini belum habis. Saat menerima potongan skenario yang harus dia hafal dan pahami, dia menangis lagi.
"Bolak-balik saya baca, saya menangis. Orang rumah sampai bilang, kenapa sih pakai menangis segala. Tapi, saya antusias banget, nggak tahu kenapa," ungkapnya.
Tangisan Mini tumpah lagi saat jumpa pers, Selasa, 20/5-2008. Di hadapan beberapa seniornya, seperti Mathias Muchus, Alex Komang, Slamet Rahardjo, Ikranagara, Riri dan Mira, serta sang penulis, Andrea, air mata Mini menetes.
"Saya merinding. Kampungan ya, pake acara nangis segala. Tapi, saya benar-benar terharu," akunya.
Beberapa waktu lalu, Mini sudah menuju Belitung, lokasi syuting Laskar Pelangi dan lokasi asli tulisan di novel itu. Dia sudah bertemu dengan beberapa anak yang terpilih lewat kasting di sana. Dia juga berjumpa dengan Bu Mus yang asli.
"Saya bilang, saya Bu Mus yang palsu. Kagum sekali saya sama dia. Dia perempuan tegar dan sabarnya tinggi sekali," puji Mini.
Bukan hanya Mini yang antusias. Andrea yang mengaku sudah membaca skenarionya sampai draf ke-11 sangat berharap agar filmnya segera selesai.
"Amazing! Mereka bisa adaptasi dengan baik. Fair, skenario lebih baik daripada novelnya," ucapnya. "Ini proyek luar biasa bagi suku saya. Sudah nggak sabar. Biar tidak terasa lama menunggu syuting, saya pergi ke luar negeri dulu. Niatnya ke Himalaya," imbuh pria asal Belitung itu.
Menurut Mira, pada 24 Mei pihaknya berencana syukuran di Belitung, kemudian syuting. Sebelumnya, sudah dilakukan kasting pemain untuk mendapatkan pemeran anak-anak.
"Ada 1.300 yang dikasting. Semua anak asli Belitung. Hanya 12 yang kami pilih," kata Mira.
Film yang skenarionya ditulis Salman Aristo tersebut rencananya dirilis pada September 2008. Selain 12 anak asli Belitung, Laskar Pelangi juga menampilkan 12 aktor terkenal lain. Misalnya, Jajang C. Noer, Tora Sudiro, Rieke Diah Pitaloka, dan Lukman Sardi.
rileks.com
Search
Categories
- A Kiong (2)
- Andrea Hirata (8)
- Behind The Scenes (1)
- Belitung Tour (3)
- Berita Media (14)
- Cast (9)
- Community (1)
- Crew (2)
- Cut Mini (3)
- DVD (1)
- Edensor (1)
- Film (10)
- Film Maker (3)
- Full Movie (1)
- Garasi (2)
- Gita Gutawa (2)
- Gugun And The Blues Bug (2)
- Ikal (2)
- Ikranegara (1)
- Ipang (2)
- Kick Andy (1)
- Kucai (2)
- Lintang (1)
- Lyric (8)
- Mahar (4)
- Mathias Muchus (1)
- Meng Float (2)
- Mira Lesmana (2)
- Movie (1)
- Netral (1)
- Nidji (10)
- Novel (1)
- Podcast (1)
- Poster (1)
- Press Release (1)
- Review (4)
- Riri Riza (1)
- Sahara (2)
- Sherina (3)
- Sinopsis (2)
- Slamet Rahardjo (2)
- Soundtrack (10)
- Still Photos (6)
- Syahdan (2)
- Tokoh (1)
- Tora Sudiro (2)
- Trailer (1)
- Trapani (2)
- TV (1)
- Veris (2)
- Video (6)
- Wisata Belitung (3)
-
Recent Posts
Laskar Pelangi The Comment
The Songs Inspired By Laskar Pelangi
On Flickr
