Aktor Kondang Slamet Rahardjo dan Ikranegara Main di Film Laskar Pelangi


Bagi Slamet Rahardjo, bermain di film Laskar Pelangi garapan sutradara Riri Riza, ibarat mengenang kembali masa-masa indah saat dirinya masih duduk di bangku SMA di Tanjung Pandan.

”Buat saya nostalgia. Kebetulan banyak yang saya tahu tentang masalah di sana, kemudian saya napak tilas sampai Bangka hingga Palembang. Jadi, demikian ini semacam kepulangan saya kembali ke Tanjung Pandan. Saya rasa sekadar mengingat kembali melalui cerita di film ini yang luar biasa,” papar Slamet, di sela-sela syukuran jelang syuting perdana film ini, beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Film yang diangkat dari novel laris karya Andrea Hirata ini bakal memulai syuting perdana di Belitung pada 25 Mei 2008. Selain Riri, sineas muda lainnya, Mira Lesmana, akan memproduseri film yang yang menggambarkan perjuangan guru dan 10 siswa di Belitung ini.

Slamet, seraya berkelakar dengan Ikranegara---yang juga bermain di Laskar Pelangi---Slamet bercerita semasa dirinya menimba ilmu di Tanjung Pandan. ”Saya lulus SMA di Tanjung Pandan, jadi saya hanya lebih tua beberapa tahun dari Yusril (Ihza Mahendra). Yusril tuh masih, waduh... masih bloon banget waktu di sana,” ungkapnya.

”Tapi, itu bukan saya yang ngomong itu lho! Ikra (Ikranegara) yang ngomong. Yusril, yang ngomong bukan gue ’Ril, si Ikra,” canda Slamet.

Selain sisi nostalgia bagi pribadinya, di sisi lain Slamet berharap tercapainya sebuah pesan moral ke para calon penonton film ini, usai menyaksikan kisah perjuangan anak-anak Belitung tersebut. ”Cerita film ini luar biasa karena menggarisbawahi pendidikan,” katanya.

”Pendidikan di sekolah tidak diukur dengan angka-angka atau nilai-nilai. Tapi dengan ini nih... (sambil menunjuk hati),” tambah Slamet.

Film produksi Miles Films yang direncanakan bakal diputar di bioskop-bioskop Tanah Air pada September 2008 ini, juga memasang sejumlah pemain film profesional seperti Cut Mini, Ikranegara, Lukman Sardi, Ario Bayu, Tora Sudiro, Slamet Rahardjo, Alex Komang, Mathias Muchus, Rieke Dyah Pitaloka, Robby Tumewu, Jajang C Noer, dan Teuku Rifnu Wikana.

0 comments: