Ada Tokoh Baru Di Laskar Pelangi


Pengadaptasian novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata ke layar lebar oleh Miles Film, kini tengah memasuki tahapan produksi. Dan sudah dipastikan oleh Mira Lesmana selaku produser film ini bahwa, akan ada perbedaan di antara novel dan filmnya. Dengan kata lain, ada hal-hal yang tidak terdapat di novel namun ada di film, dan ada hal yang tidak terdapat di film, namun ada di dalam novel.

Salah satu perbedaannya adalah adanya penambahan tokoh-tokoh yang tidak ada di novel. “Sebenarnya supaya lebih membantu, karena kalau dalam penulisan skenario itu ada hukum dramanya, dan kita membutuhkan tokoh-tokoh yang bisa mengangkat dramanya,” jelas Mira Lesmana yang ditemui dalam acara press briefieng film Laskar Pelangi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Ditambahkan oleh wanita kelahiran Jakarta 8 Agustus 1964 ini, bahwa ia tidak hanya asal memunculkan satu tokoh baru yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan cerita yang ada di novel. “Penambahan tokoh di sini untuk lebih membangkitkan nilai dramanya, dan itu saya coba menampilkan satu tokoh yang merupakan guru dari SDN, sebagai pembanding dengan guru Muhammaddiyah, dan itu akan lebih memperkuat drama,” tutur adik dari musisi Indra Lesmana ini.

Mira memberikan satu contoh lain. Ketika ia berbincang-bincang dengan Bu Mus (seorang guru yang diceritakan di dalam novel), Mira mendapatkan fakta menarik bahwa ternyata SD Muhammaddiyah tersebut bisa tetap berdiri karena bantuan dari seorang dermawan. ”Namanya Pak Zulkarnaen. Diceritakan oleh Bu Mus dia adalah orang yang sering memberikan beras atau apapun, yang di dalam film akan diperankan oleh Slamet Rahardjo, dan ini juga tidak ada di novel,” tambah wanita yang aktif di dalam gerakan MFI ini.
Namun dengan adanya perbedaan di antara novel dan film, Mira mengharapkan setelah orang menonton filmnya, akan tergerak untuk juga membaca novelnya.

cineplex21

1 comments:

day... said...

"film itu ada hukum dramanya. termasuk film yang diambil dari novel. penambahan tokoh dilakukan guna mengangkat dramanya."

oh, begitu..
jadi dapat ilmu ni :)


salam,
Hidayatullah